Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli
Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli. Komunikasi menjadi bagian penting dalam kehidupan
sehari-hari. Berbagai pengertian yang menjelaskan arti dari komunikasi sangat
beragam. Berikut ini merupakan pengertian komunikasi menurut para ahli:
Theodorson 1969 (Liliweri 1991:11), mengungkapkan komunikasi adalah pengalihan informasi dari satu orang atau kelompok kepada orang lain, terutama dengan menggunakan simbol.
Menurut Weaver komunikasi adalah seluruh prosedur melalui pikiran seseorang yang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya. Sejalan dengan hal tersebut Barnlund mngatakan, komunikasi timbul didorong oleh kebutuhankebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego (Fajar 2009:28).
![]() |
| Komunikasi Menurut Para Ahli |
Devito (Effendy 2006:5) menjabarkan definisi komunikasi
sebagai : ”kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau lebih, yakni kegiatan
menyampaikan dan menerima pesan yang mendapat distorsi dari gangguangangguan
dalam suatu konteks yang menimbulkan efek dan kesempatan untuk arus balik. Oleh
karena itu, kegiatan komunikasi meliputi komponen-komponen, yaitu : Konteks,
Sumber, Penerima, Pesan, Saluran , Gangguan, Proses penyampaian atau proses
ecoding, Penerima atau proses decoding, Arus balik dan Efek”.
Sejalan dengan itu, Dance dan Larson (Vardiansyah 2004:9)
mengumpulkan 126 definisi komunikasi yang berlainan dan mengidentifikasikannya
ke dalam tiga dimensi konseptual penting yang mendasari perbedaaan yaitu :
1. Tingkat observasi atau derajat keabstrakannya.
- Bersifat umum, Definisi yang menyatakan bahwa komunikasi adalah proses yang menghubungkan satu bagian dengan bagian yang lainnya dalam kehidupan.
- Bersifat khusus, Definisi yang menyatakan bahwa komunikasi adalah alat untuk mengirimkan pesan militer, printah dan sebagainya melalui telepon, telegraf, radio, kurir dan sebagainya.
2. Tingkat Kesengajaan.
- Mensyarakan kesengajaan, Definisi yang menyatakan bahwa komunikasi adalah situasi-situasi yang memungkinkan suatu sumber mentransmisikan suatu pesan kepada seorang penerima dengan didasari untuk mempengaruhi perilaku penerima.
- Mengabaikan kesengajaan, Definisi Gode (1959) yang menyatakan bahwa komunikasi adalah sebagai proses yang membuat sesuatu dari yang semula dimiliki oleh seseorang atau monopoli seseorang menjadi dimiliki dua orang atau lebih.
3. Tingkat keberhasilan dan diterimanya pesan.
- Menekankan keberhasilan dan diterimanya pesan, Definisi yang menyatakan bahwa komunikasi adalah proses pertukaran informasi untuk mendapatkan saling pengertian.
- Tidak menekankan keberhasilan, Definisi yang menyatakan bahwa komunikasi adalah proses transmisi informasi.
Kata atau istilah komunikasi dalam bahasa inggris
communication berasal dari bahasa Latin Comunicatus, yang berarti berbagi atau
menjadi milik bersama. Dengan demikian kata komunikasi menurut kamus bahasa
mengacu pada suatu upaya yang bertujuan untuk mencapai kebersamaan. Webster New
Collogiate Dictionary menjelaskan bahwa komunikasi adalah suatu proses
pertukaran informasi diantara individu melalui sistim lambang-lambang,
tanda-tanda atau tingkah laku (Fajar 2009:27).
Proses komunikasi pada hakikatnya adalah proses
penyampaianpikiran atau perasaan oleh seseorang (komunikator) kepada orang lain
(komunikaan). Pikiran bisa berupa gagasan, informasi, opini dan lain-lainyang
muncul dari benaknya. Perasaan bisa berupa keyakinan, kepastian, keragu-raguan,
kekhawatiran, kemarahan, keberanian, kegairahan dan sebagainya yang timbul dari
lubuk hati (Effendy 2006:11).
Halloran (1980) dalam Liliweri (1991), mengemukakan bahwa
manusia melakukan komunikasi dikarenakan beberapa faktor, yakni: perbedaan antar
pribadi , manusia meskipun merupakan makhluk yang utuh namun tetap mempunyai
kekurangan, adanya perbedaan motivasi antar manusia dan kebutuhan akan harga
diri yang harus mendapat pengakuan dari orang lain.
Dalam kehidupanya, manusia selalu melakukan kegiatan
komunikasi. Komunikasi memainkan peranan penting dalam kehidupan manusia.
Hampir setiap saat kita bertindak dan belajar dengan dan melaui komunikasi.
Sebagian besar kegiatan komunikasi yang dilakukan adalah komunikasi
antarpribadi. Komunikasi antarpribadi mempunyai berbagai manfaat. Melalui
komunikasi antarpribadi kita dapat mengenal diri kita sendiri dan orang lain,
kita dapat mengetahui dunia luar, bisa menjalin hubungan yang lebih bermakna,
bias memperoleh hiburan dan menghibur orang lain dan sebagainya (Fajar
2009:77).

Comments
Post a Comment
Dengan hormat,
Mohon berkomentar sesuai dengan topik artikel
Komentar berbau iseng semata tidak akan di publikasikan
Terima kasih